Pengertian Tentang Kliring dan Mekanisme Secara Manual

Makrufi.com – Pengertian tentang kliring, jenis-jenis kliring, manfaat dari kliring, serta mekanisme penyelenggaraan kliring secara manual, akan kami bahas dalam artikel kami berikut ini.

Kliring merupakan bentuk penyelesaian pembukuan dan transaksi dengan cara memindahkan saldo kepada pihak lain yang lebih berhak.

Namun sederhananya sekarang kliring biasa disebut dengan proses transfer, tetapi beda dengan transfer melalui ATM. Proses ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar, bisa memakan waktu 2-3 hari.

Pengertian Tentang Kliring

Pengertian tentang Kliring atau Lalu Lintas Giro (LLG) adalah kata yang digunakan dalam istilah perbankan untuk menggambarkan proses pemindahan uang dari satu rekening ke rekening lainnya.

Kliring adalah salah satu dari 3 (tiga) metode pengiriman uang yang dapat digunakan oleh setiap klien yang ingin mentransfer uang ke rekening lain, baik ke rekening pribadi maupun rekening orang lain.

Ada dua alternatif metode pengiriman uang yang lain yaitu Real Time Gross Settlement (RTGS) dan Real Time Online.

Hutang dalam bentuk surat berharga, surat berharga jangka pendek, dan obligasi sering dikirim dengan metode pengiriman Kliring.

Pengertian Tentang Kliring

Proses Pengiriman Uang Melalui Kliring

Kita telah mengetahui pengertian tentang kliring, dan mengetahui metode pengiriman uang selain kliring, yaitu Real Time Gross Settlement (RTGS) dan Real Time Online.

Perlu diketahui bahwa ketiga metode pengiriman uang tersebut pada dasarnya memiliki tujuan yang sama.

Hanya saja masing-masing memiliki fitur yang berbeda-beda, terutama durasi pengiriman uang. Namun, ini tergantung pada permintaan pengguna akun.

Pada metode Kliring atau Traffic Giro (LLG), uang yang dikirim oleh satu rekening tidak dapat langsung diterima oleh rekening tujuan transfer, tetapi biasanya 2-3 hari kemudian (menghitung hari kerja) (menghitung hari kerja).

Pasalnya, pihak bank akan memeriksa terlebih dahulu jumlah uang yang ditransfer, serta saldo dari rekening pengirim.

Meskipun cukup menyita waktu, ada keuntungan yang dapat diperoleh dari metode Kliring, yaitu biaya transfer yang lebih sedikit dibandingkan dengan metode transfer lainnya.

Transfer menggunakan metode Kliring biasanya dikenakan biaya mulai dari Rp 5.000 – Rp 15.000 untuk sekali transfer.

Namun seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Kliring membutuhkan waktu 2-3 hari untuk sampai ke rekening tujuan.

Karena uang tambahan mungkin datang paling lambat hari Selasa jika kamu mentransfer dana pada hari Jumat, perkirakan waktu ini akan diperpanjang (Ingat, Sabtu-Minggu bukan hari kerja).

Oleh karena itu, metode pengiriman uang Kliring tidak disarankan bagi kamu yang melakukan transaksi cepat, misalnya saat membeli suatu barang di toko online.

Transfer uang bisa dilakukan dengan cara ini, namun selain karena barang yang dibeli akan memakan waktu lebih lama untuk sampai, hal ini akan menciptakan celah antara kamu sebagai pembeli dan penjual.

Proses Pengiriman Uang Melalui Kliring

Jenis – Jenis Kliring

Ada tiga jenis Kliring yang perlu diketahui, yaitu:

  • Kliring Umum

Biasa digunakan dalam perhitungan perangkat perbankan, baik dari segi pengaturan sistem maupun proses implementasinya dilakukan langsung oleh Bank Indonesia sebagai pihak umum.

  • Kliring Lokal

Adalah alat perhitungan warkat yang juga dilakukan antar bank, namun ketentuannya diatur oleh daerah yang sudah ditetapkan sebelumnya.

  • Kliring Antar Cabang

Jenis kliring ini juga digunakan sebagai perhitungan untuk uang kertas yang biasanya ditempatkan di suatu wilayah tertentu, dengan mengumpulkan semua perhitungan dari kantor cabang.

Manfaat Kliring

Berikut ini manfaat dari kliring, yaitu:

  • Meningkatkan efisiensi sistem pembayaran nasional
  • Mempercepat layanan transfer dana sesuai dengan tuntutan masyarakat
  • Menyediakan akomodasi yang lebih besar bagi pengguna untuk dapat melakukan transaksi dengan jumlah yang besar, baik secara individu maupun korporasi

Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI)

  • Kliring Debit
    Menurut SKNBI, kliring ini digunakan untuk operasional transfer debet yang berasal dari warkat debet yang diterbitkan oleh peserta yang terdaftar di wilayah Kliring dan dalam bentuk cek dan giro antar daerah.
  • Kliring Kredit
    Kredit Kliring, sesuai dengan namanya, adalah alat untuk melakukan transfer pulsa dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Transfer yang berasal dari peserta Kliring hanya dapat dilakukan untuk penerima di Indonesia
    2. Transfer Kredit harus dalam bentuk Data Keuangan Elektronik (DKE) untuk Kredit dalam mata uang rupiah.
    3. Penghitungan Kliring dilakukan langsung oleh Penyelenggara Kliring Nasional (PKN) secara nasional

Sistem Kliring Berdasarkan Pelaksanaannya

Berdasarkan cara pelaksanaannya, Kliring dibagi menjadi beberapa sistem sebagai berikut:

  • Sistem manual, tata cara Kliring seperti pembuatan billet neraca Kliring atau dalam pemilihan dokumen dilakukan secara manual oleh masing-masing peserta.
  • Sistem Semi Otomasi, terintegrasi dengan sistem Kliring lokal. Untuk pembuatan bilyet neraca Kliring dan perhitungan Kliring dilakukan secara otomatis. Sedangkan pemilihan naskah masih dilakukan oleh masing-masing peserta secara individu.
  • Sistem Otomasi, merupakan bagian dari sistem operasi ring Kliring lokal dan pelaksanaan perhitungan, pembuatan saldo tagihan Kliring, dan pemilihan dokumen dilakukan secara otomatis oleh penyelenggara.
  • Sistem Kliring Elektronik, juga merupakan bagian dari sistem Kliring lokal. Namun penghitungan dan pembuatan saldo tagihan Kliring dilakukan berdasarkan data keuangan elektronik. Adapun penyerahan naskah sendiri dilakukan oleh peserta kepada penyelenggara untuk diteruskan kepada peserta yang mendapat naskah.

Jenis Jenis Kliring

Warkat Kliring

Warkat Kliring dapat diartikan sebagai alat pembayaran nontunai yang ditentukan berdasarkan pengeluaran nasabah atau bank melalui Kliring. Berikut beberapa catatan Kliring yang perlu kamu ketahui:

  • Cek
  • Bilyet Giro
  • Wesel Bank Untuk Transfer (WBUT)
  • Nota Debet
  • Nota Kredit
  • Surat Bukti Penerimaan Transfer (SBPT)
  • Warkat lainnya yang telah disetujui oleh BI

Mekanisme Kliring Dioperasikan Melalui Proses Manual

Dalam mekanisme Kliring manual, ada dua proses yang harus dilakukan oleh peserta yaitu:

  • Kliring Penyerahan, adalah proses Kliring manual dimana semua kegiatan dilakukan di tempat peserta dan juga penyelenggara. Setiap peserta akan menyerahkan slip debit keluar dan slip kredit keluar
    Warkat debit keluar dapat dipahami sebagai dokumen yang diberikan oleh nasabah bank untuk kepentingan rekening nasabah itu sendiri. Ini berbeda dari slip kredit keluar, yang merupakan skrip di mana proses pemuatan disalurkan ke akun klien yang melakukan setoran dan dirancang untuk kepentingan atau keuntungan pelanggan lain
  • Kliring Pengembalian, adalah Kliring manual dimana cara penerimaan dokumen Kliring dari peserta berupa nota debet dan kredit yang masuk
    Peserta yang menerima slip debet bertanggung jawab untuk mengambil slip tersebut dari nasabah bank. Sedangkan slip kredit keluar adalah dokumen yang ditawarkan oleh peserta lain yang digunakan untuk kepentingan nasabah bank yang mendapatkan warkat

Setelah kita membahas pengertian tentang kliring di artikel ini, kami telah menyediakan artikel tentang perbedaan Kliring, RTGS, dan Real Time.

FAQ

Dibawah ini terdapat pertanyaan seputar pengertian tentang kliring , antara lain:

Siapa Saja yang Terlibat Dalam Kliring?

Dalam proses kliring, biasanya ada beberapa pihak yang terlibat seperti yang menarik cek, yang menerima cek dan juga Bank Indonesia.

Kesimpulan

Kliring merupakan salah satu dari tiga cara pengiriman uang yang dapat digunakan. Utang berupa surat berharga, surat berharga jangka pendek, dan obligasi sering dikirim menggunakan Kliring.

Transfer dengan metode Kliring biasanya dikenakan biaya mulai dari Rp 5.000 – Rp 15.000 untuk satu kali transfer.

Kliring adalah alat yang digunakan untuk mentransfer dana dan uang kertas antar bank.

Kliring dapat meningkatkan efisiensi sistem pembayaran nasional dan mempercepat layanan transfer dana.

Hal ini juga memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi dengan jumlah besar, baik secara individu maupun secara korporat. Ada beberapa jenis sistem Kliring tergantung pada metode pelaksanaannya.

Demikian artikel pengertian tentang kliring dan mekanisme secara manual, semoga bermanfaat dan bisa membantu untuk kamu semua.

Cek Berita dan Artikel Makrufi.com Lainnya di Google News